Tanggal 16 January 2013, Janjian ma Adisty untuk ke kantornya. Karena 1 hari sebelum pergi janji nginep dirumahnya.
Jam 16.30 Ketemuan di gedung BNI 46. Sampe rumahnya, bersih-bersih, mandi, makan, sleep early.
Tanggal 17 January 2013... Time Going to bangkok, pas mau berangkat tiba-tiba adisty demam but the show must go on. Berangkat ke bandara jam 05.00, sampai disana jam 05.30. Cepet juga yaa,,,
Say Goodbye to Adisty Papah, karena dateng lebih awal kita langsung check in Air Asia untuk penerbangan ke Bangkok jam 07.20.
Santai gak keburu-buru waktu, pergi ke gate 6 , check imigrasi, barang bawaan. Ya' ke sensor bawa botol berisi cairan, ternyata yoghurt gw belum keminum. Masih terlalu pagi, ditinggal ajalah buat OB aja.
Adisty masih demam, gw suruh tidur-tiduran aja. Kasian juga sih dia, tapi the show must go on neng. Gak mau menyia-nyiakan kesempatan.
Panggilan untuk Boarding sudah terdengar. Kami masuk pesawat Air Asia. Duduk sesuai nomer.
Perjalanan 3,5 Jam di mulai. Dalam pesawat kami istirahat sangat cukup.
BANGKOK, kami sangat senang saat mendarat di Bandara DMK. Oiya Bath yang kami punya satuan 1000 Bath semua, akhirnya adisty punya ide untuk menukarkan di setiap money changer yang ada di Bandara. Good Idea Girl.
Selesai menukar bath, kami menuju public taxi untuk mencari taxi menuju hotel. cukup teratur, karena pada saat menuju public taxi, ada receptionist yang mencatat kemana akan pergi. Taximeter namanya klo di bangkok, taxi dengan menggunakan argo berwarna Merah Muda, Biru, Hijau-Kuning. Tetapi jangan salah dengan tulisan Taximeter belum tentu merka mau menggunakan argo.
| Taxinya Nge Pink |
Menuju Hotel Sabai-sabai yang terletak di jalan sukhumvit 71, bernilai 200 B dengan tambahan 50 B karena ketentuan dari bandara jadi 250 B.
Sepanjang jalan melihat pemandangan kota bangkok. Gak jauh beda dengan jakarta, macet. Tapi yang membuat sama untuk semua bangunan adalah adanya foto raja dan permaisuri thailand di semua gedung di bangkok.
Udara di Bangkok sangat menyengat alias panas, berbeda dengan di jakarta yang saat ini sedang dilanda banjir dan hujan.
Akhirnya sampai di Hotel Sabai-Sabai, receptionistnya mengerti bahasa inggris. Karena hampir mayoritas orang thailand tidak bs menggunakan bahasa inggris hanya bahasa mereka.
Hotel yang bersih dan nyaman, gak salah booking hotel ini. Dengan konsep kamar chinese dan berwarna merah.
Berberes sebentar , karena waktu sudah menunjukkan pukul 13.00 artinya maka siang telah tiba. Sesuai dengan schedule yang sudah kita buat kita akan pergi ke Madame Tassauds yang ada di siam discovery.
Minta tolong receptionist hotel untuk mencarikan taximeter, dan dia berpesan hati-hati dengan taxi yang tidak menggunakan argo. Karena mereka bs berikan harga seenaknya aja. AKhirnya kami dapat taxi dengan argo, dan cukup 150B menuju Siam Paragon.
Siam Paragon merupakan Mall besar yang menjual branded merk, bingung mau makan apa akhirnya kita makan KFC. Menu ayam + kentang + capucino didapat dengan harga 95 B.
Makan sudah selesai, saatnya ke Madame Tassauds (MT), yang letaknya di Siam DIscovery (satu deret dengan mall Siam Paragon).
Waahhhh senangnya berada di Museum Patung Lilin ini, pertama masuk di sambut oleh Raja dan Ratu Thailand lalu di sambut oleh Bung Karno. Sangat Miris plus senang melihat Presiden Kita da di Negara orang , sedihnya kenapa ide ini gak muncul di negara kita. Saatnya berpose bodoh, ceprat-cepret dengan seluruh artis yang ada di MT ini.
Puas dengan segala action foto, saatnya mulai hunting-hunting belanjaan, hal pertama adalah melihat koleksi tas Naraya yang berada di Siam Discovery lantai 1. Ambil 3 tas untuk oleh-oleh.
Lanjut menyebrang Mall MBK yang letaknya di seberang Siam Paragon. Kawasan belanja yang berada satu lokasi Siam Paragon - Siam Center - Siam Discovery dan MBK.
Yang mau cari oleh- oleh atau souvenir menurut gw MBK sudah sangat murah, apa pun yang dicari ada disini.
Puas keliling-keliling, saatnya kembali ke hotel. Ini dia tawar menawar dengan taxi di mulai. Mengacu harga saat berangkat ke Paragon adalah 150B, Kami cari taximeter dengan cara menyetopkan satu persatu dan bertanya "with Meter??" jika jawaban tidak tunjukan kartu alamat hotel dan driver akan berikan harga ongkos. Ongkos yang masuk akal adalah 200B karena mengingat saat pulang daerah sukhumvit termasuk macet.
Taxi sudah di dapat, Back to hotel.
Adisty udah mulai tepar, saat sampai di hotel gw keluar hotel lagi untuk ke 711 mencari kartu gsm thai yang bs di pakai untuk blackberry gw. Dapet referensi yaitu pakai dtac. Pas pulang jalan ke hotel, liat penjual martabak pisang rame bener... penasaran dengan rasanya gw beli 2 buat disty 1 bungkus.
Ternyata itu adalah kulit martabak di kasih pisang + susu kental manis carnation, dengan harga 30B lumayan lah rasa hangat dan manisnya untuk cemilan malam.
Saat nya tidur untuk menjelang hari esok menuju Grand Palace dan berbelanja kembali..
Hari ini habis berapa Bath ya :
Ongkos taxi dari bandar - hotel : 250 B
Ongkos Taxi - Paragon : 150 B
Lunch : 95 B
Taxi MBK - Hotel : 200 B
Martabak : 30 B
kartu gsm (salah beli) : 14 B
Oleh-oleh Naraya :1100 B

No comments :
Post a Comment