/* Start http://www.cursors-4u.com */ body, a:hover {cursor: url(http://ani.cursors-4u.net/toons/too-12/too1138.cur), progress !important;} /* End http://www.cursors-4u.com * EVE - Wall-E

Monday, February 24, 2014

Aceh, Indonesiaku

 18 Ferbruary 2014




Working with Leisure

Kesempatan besar saat dapat bertandang ke Aceh... Walaupun sebenarnya sedang dalam kondisi tugas.


Aceh, kota yang indah dengan berbagai macam ragam kuliner yang cukup menarik. Early morning flight ke Aceh dengan menggunakan pesawat Garuda indonesia.

Transit di bandara Kualanamu , Medan sekitar 15 Menit.... WOW  Airport yang sangat menarik dengan konsep one stop shopping and eating. Layaknya Bandara Changi.

Lanjut perjalanan menuju Aceh dan tepat mendarat pukul 08.00 waktu setempat. Bandaranya gak besar layaknya bandara di pekanbaru.

Driver sudah menunggu, sebelum diantar ke hotel dan mulai bekerja kami minta untuk diantarkan ke tempat makan (early lunch) akhirnya driver mengantar kami ke Rumoh Aceh.


Sajian makanan khas Aceh tersaji di tempat makan ini, dengan konsep prasmanan atau disediakan di tempat dengan berbagai menu.. Paling favorite adalah ikan kayu (atau sebutan ikan tuna asap) menu rempah sangat terasa dalam setiap sajian makanan.


Rumah Makan dengan konsep Rumah Tinggal



Setelah Makan , kami lanjut mengunjungi beberapa tempat termasuk tempat-tempat bersejarah pada saat terjadi tsunami.

Allohu Akbar, gak terbayang jika harus mengalami bencana yang begitu dahsyatnya. Masyarakat Aceh begitu cepat pulih untuk faktor psikologis, materiil dan rasa traumanya.
Rumah adat Aceh

Ini adalah salah satu rangka atau rumah yang tetap di lestarikan , dengan adanya kapal diatas rumah. Menunjukan bahwa begitu hebatnya dan derasnya arus air hingga dapat menggerakan kapal sebegitu besar. Allohu Akbar








Ini adalah jam yang menunjukan saat terjadinya gelombang tsunami dan ini terletak di PLTU dimana ada 1 kapal tanker bergerak menuju dekat perumahan warga. Di samping sudut monumen jam ini terdapat nama-nama korban tsunami.

                 
                   



Seluruh sudut kota, bagian Aceh memiliki cerita dan kenangan tersendiri mengenai bencana Tsunami. dan yang sekarang terlihat hanyalah kenangan bukan rasa traumatis dari penduduk. Mereka tidak terlihat pernah mengalami kejadian dahsyat tersebut.

Museum Tsunami

Sempat bertandang ke Museum tsunami, disitu digambarkan mulai terjadinya tsunami hingga proses pemulihan kota Aceh. Ini adalah salah satu ruangan dimana terukir nama-nama korban tsunami, ruangan tersebut gelap dan namapk seperti bulan di ujung langit dengan dikelilingi ukiran nama-nama para korba. Innalillahi Wa'innalillaihi rojiun. Semoga para arhawah diterima di sisi Alloh dan kebaikan mereka sebagai penolong dan diterima oleh Alloh. Aamiin.





Aceh memiliki keindahan alam tersendiri, selain kulineran yang mak nyoss, kopi aceh adalah salah satu favorite akuu... aaahhhh starbucks, exelcso, anomali, dll kalah rasaaa... cukup dengan harga 7000 rupiah secangkir kopi susu khas ACeh sudah dapat dinikmati. Kopi Gayo adalah namanya, dan kedai-kedai kopi disini merupakan tempat berkumpulnya laki-laki (pada jaman dahulu) untuk menyampaikan berbagai cerita dan berita. Namun dengan berkembangnya jaman, kedai kopi merupakan tempat berkumpul keluarga, sanak saudara dan muda-mudi.



Indahnya Aceh



















Beberapa kali kita mampir ke Pantai, dan menikmati hidangan laut segar... Aceh memiliki banyak pantai dan laut yang indah, pas kebetulan sedang ada pelepasan tukik atau penyu. Langsung deh ikutan liat dan pegang... hehehhe


Ini dia Tukik atau anak penyunya....

Gak hanya menikmati pantai dan melihat keindahan lautnya. tetapi aceh memiliki 1000 Masjid yang semuanya indah dan memiliki seni tersendiri. Subhanalloh, makanya mungkin aceh disebut dengan kota serambi Mekah. Nuansa Agamais, toleransi umat islam dan masjid yang setiap berjarak 500 Km  sampai dengan 1 km ada . Ini adalah salah satu masjid (baiturahhman) klo tidak salah namanya.

Masjid yang berdiri sendiri disaat semuanya luluh lantah

Banyak masjid ,namun sedikit yang kuabadikan termasuk Masjid Agung yang begitu indahnya dikala malam hari (sayang kamera HP masih belum canggih) hehehhehe.....


Hotel Pade


Capek menikmati 1 hari wisata kuliner, wisata religi dan wisata historical aceh. saatnya mencari penginapan... dan inilah tempat kami menginap dengan nuansa timur tengah. Besok saatnya bekerja, maka malam ini kami habiskan dengan bersantai di kedai kopi.

Batik Aceh
Tak lupa setiap ke daerah aku coba selalu mencari batik khas daerah tersebut, karena aku sangat suka menggenakan Batik. So' aku dapet neh batik acehnya.

I LOVEEEE BATIK......

Suatu saat aku akan kembali ke Aceh meikmati kuliner dan mencoba keindahan Lautnya.

I'M Falling In Love with Aceh

I Love Indonesia

No comments :

Post a Comment